Pesona
Wisata Gunung Rinjani Gunung yang berada di ketinggian
3.726 meter dpl ( di atas permukaan laut) yang terbentang dalam kawasan taman
nasional seluas 41.330 hektare, menawarkan pesona alam yang mampu mengundang
decak kagum. Itulah sebabnya mengapa wisata anda kurang lengkap jika belum
mengunjungi gunung Rinjani. Panorama yang indah disepanjang jalur pendakian
yang terbentang dari lombok barat sampai lombok timur, perpaduan alam hutan
hujan pegubungan dengan savana khas nusa tenggara.
Di lembah sebelah barat terdapat danau segara anakan yang
luasnya 1.100 hektare. danau yang berada diketinggian 2.008 mdlp ini mempunyai
air yang berbau belerang. Selain keindahannya di tengah-tengah danau muncul
gunung vulkanik baru, yang oleh masyarakat setempat diberu nama gunung baru
jari.
Tidak jauh dari danau, terdapat permandian air panas,
permandiaan ini dapat melepas lelah setelah melakukan pebdakian. Sebelum anda
mencapai puncak, dipos terakhir, plawangan sembalun, anda dapat meliht matahari
terbenam. Matahari akan tengelam perlahan-lahan dibalik gunung sengkareng.
Gunung rinjani merupakan wisata andalan pulau lombok dalam rangka menggaet
wisatawan.
Meskipun berada diseberang pulau, kawasan ini dapat dicapai
dengan angkitan umum yang akan mengantarkan anda menuju pelabuhan Bangsal, dari
sini perjalanan dilanjutkan dengan menggunakan perahu motor sewaan. Di antara
ketiga gili, gli trawangan yang banyak diminati turis, maklum saja karena
fasilitas dipulau ini lengkap, misalnya pub, bar kafe dan restoran cepat saji.
Mengenal Jalur Pendakian Gunung Rinjani
Gunung
Rinjani merupakan salah satu gunung favorit di Indonesia yang sudah terkenal ke
mancanegara, dengan keindahannya banyak menarik wisatawan dan pendaki untuk
menjejakan kakinya di puncak rinjani. Gunung dengan ketinggian 3.762 m.dpl ini
terletak di utara Lombok, Nusa Tenggara Barat. Gunung rinjani merupakan gunung
tertinggi ketiga setelah Jayawijaya di Papua dan Kerinci di Sumatera.
Keberadaan
danau kawah akan menjadi cerita indah tersendiri, danau Segara Anak dengan
airnya yang berwarna hijau kebiruan, sayang agak asam karena bercampurnya air
tawar dan air belerang, yang dipercaya bisa menyembuhkan berbagai penyakit.
Bagi Suku Sasak danau segara anak merupakan tempat yang Sakral dan Suci.danau
ini juga digunakan sebagai tempat Ziarah dan Peribadatan Umat Hindu dan Islam
Wettu Telu. Di tepian danau terdapat gunung baru, yang di bernama Gunung
Barujari (2.376 m.dpl).
Jalur Pendakian
Mataram
merupakan kota persinggahan terakhir untuk menuju Gunung Rinjani, untuk menuju
kota mataram dapat ditempuh dengan menggunakan bus atau pesawat terbang. Dari
mataram kita bisa langsung menggunakan kendaraan umum atau mencarter kendaraan
untuk menuju desa terakhir menuju gunung rinjani.
Jalur Senaru
Jalur
Senaru (600 m.dpl) merupakan jalur yang disukai untuk pendakian karena selain
jaraknya lebih pendek dan lebih teduh karena kita memasuki hutan tropika yang
cukup rimbun, akan tetapi jalurnya cukup menanjak. Untuk menuju desa senaru,
dari mataram kita bisa menggunakan kendaraan umum dengan lama perjalanan
sekitar 2 jam. Di desa ini sudah banyak tersedia penginapan beserta paket
perjalanan wisata gunung rinjani. Untuk memudahkan perjalanan sebaiknya menyewa
jasa guide utuk menyamanan dalam perjalanan, untuk informasi dan keterangan
lebih lanjut kita bisa menghubungi petugas di pos jaga Taman Nasional Gunung
Rinjani.
Setelah
melapor pada pos jaga taman nasional di Senaru perjalanan diawali dengan
melewati perkebunan penduduk dan mulai memasuki hutan. Setelah melewati 3 pos
yang mempunyai jarak tempuh sekitar 5 jam, dari pos 3 (Mondokon Lolak) yang
berada pada ketingian 2000 m.dpl kita akan mencapai Pelawangan Senaru setelah
berjalan selama 2 jam. Di pelawangan senaru kita bisa melihat Segara Anak dan
Puncak Rinjani. Untuk mencapai segara anak kita menuruni bukit yang cukup terjal,
dari danau kita menuju Basecamp Segara Anak dengan jarak tempuh sekitar 2 jam.
Dari
arah danau untuk mencapai puncak rinjani kita kembali menuju pelawangan senaru,
yang merupakan camp terakhir, dipagi harinya sekitar jam 2 pagi kita bisa
melanjutkankana perjalanan menuju puncak.
Jalur Sembalun
Sembalun
(1.150 m.dpl) merupakan jalur yang cukup mudah dijangkau dengan transportasi
umum. Di terminal Kota Mataram. tersedia kendaraan umum jurusan Mataram-Aikmel.
Sekitar 1 jam berkendara sampailah di kawasan Aikmel, kemudian dilanjutkan
dengan kendaraan umum lainnya menuju pos pendakian sembalun.
Sebagai
catatan bagi pemakai kendaraan umum mataram – aikmel sebaiknya berangkat pagi
hari, karena kendaraan menuju aikmel hanya sampai pada jam 12.00 saja.
Setelah sampai di pos
sembalun kita bisa melengkapi perlengkapan yang kita perlukan, karena disini
terdapat penyewaan peralatan pendakian serta tersedianya jasa guide dan porter
untuk membantu kenyamanan kita dalam mendaki. Setelah melakukan pendaftaran di
pos jaga, perjalanan akan diawali dengan memasuki padang savana yang luas dan
akan melewati 3 post utama, lama perjalana sekitar 4 jam.
Jalur
sembalun merupakan jalur yang landai dibandingkan dengan jalur senaru, akan
tetapi merupakan jalur yang sangat berat pula, dikerenakan jalan yang kita
lewati berupa hamparan savana yang luas membuat badan kita cepat letih karena
sengatan sinar matahari yang terik. Sebelum mencapai pos 3 atau pos Padabalang
kita akan dihadapkan pada persimpangan jalan yang memisahkan jalur kanan ke
bukit penyesalan dan kekiri ke bukit penderitaan, untuk saat ini jalur yang
bisa dipakai adalah jalur penderitaan karena jalur ke bukit penyesalan
jalannnya sudah tidak begitu jelas. Dari pos 3 ini kita akan melewati 9 bukit
sebelum mecapai Pelawangan Sembalun (2.639 m.dpl).dengan lama perjalanan
sekitar 4 jam.
Pelawangan
Sembalun merupakan pertigaan atau pos terakhir untuk mencapai puncak atau turun
menuju segara anak. Ditempat ini kita bisa medirikan tenda dengan pemandangan
danau segara anak dan gunung barujari tepat dibawah kita. Perjalanan menuju
puncak dengan meniti bibir kawah merupakan perjalanan yang melelahkan, dengan
medan berpasir yang gembur membuat langkah kita terhambat mundur karena bila
kita melangkah, setengah langkah kita akan turun, sungguh perjalanan yang
meyenangkan diakhir ketinggian 200 meter sebelum puncak.
Jalur Torean
Menuju
Bayan dari teminal Cakranegara-Lombok dapat ditempuh dengan menggunakan
kendaraan umum selama kurang lebih 3 jam, lemudian diteruskan menuju desa
terakhir Torean, lama perjalana 1 jam dengan menggunakan ojek atau dapat juga
dengan angkutan truk, akan tetapi truk ini jarang sekali melintas menuju
torean.
Di
desa torean sudah banyak penyedia jasa porter untuk mempermudah pendakian,
karena jarangnya pendaki yang melewati jalur ini sebaik nya kita memakai jasa
porter. Melalui jalur torean ini jarang sekali atau bahkan bisa disebut tidak
ada pos-pos pendakian seperti jalur-jalur lain. Jalur torean merupakan jalur
yang biasa dilewati oleh penduduk sekitar untuk mencapai segara anak, untuk
melakukan tradisi/prosesi Pakelem bagi Umat Hindu, jalur ini juga dapat menuju
Gua Susu dan Gua Manik yang berada sebelum segara anak.
Untuk
memulai pendakian sebaiknya dilakukan pagi hari, karena jalannya agak berbahaya
bila kita lakukan perjalanan pada malam hari dan tentu saja sangat disayangkan
bila kita tidak menikmati pemandangan dan indahnya tanjakan yang menyesakan
dada. Untuk menuju segara anak kita akan melewati satu-satunya post pendakian,
yang akan kita tempuh selama 2,5 jam perjalanan melaluai hutan taman nasional.
Setelah melewati pos ini kita akan menuju jalan yang berupa lembah yang berada
pada sisi utara rinjani yang membawa aliran air sungai dari segara anak melalui
kokok putih (nama sungai).
Kita
akan mengikuti aliran kokok putih, dengan melalui jalan setapak kecil dan
melewati beberapa bukit, kita akan sampai pada Pelawangan Torean dan kita akan
turun ke anak sungai kokok putih. Setelah melewati satu bukit lagi kita akan
sampai pada kawasan gua dan kolam air panas alami yang berada di segara anak.
Waktu tempuh yang diperlukan untuk sampai ke segata anak membutuhkan watu
sekitas 8 jam perjalanan.
Untuk
mencapai puncak, kita menjajaki tebing selama 4 jam untuk mencapai pelawangan
sembalun, dan dari sini untuk mencapai puncak melalui jalur normal sembalun.
Jalur Timbanuh
Untuk
menuju desa Timbanuh kita dapat menggunakan kendaraan umum dari mataram kita
turun di Masbagik dan dilanjutkan kendaran umum lannya menuju Timbanuh, lama
perjalanan kurang lebih sekitar 3 jam berkendara. Di timbanuh sudah banyak
tersedia jasa guide untuk mempermudah pendakian tapi layanan paket perjalanan
belum ada.
Jalur
timbanuh merupakan jalur baru yang diresmikan oleh Balai Taman Nasional Gunung
Rinjani (BTNGR), dibandingkan jalur yang sudah ada, jalur timbanuh belum
mempunyai sarana yang memadai akan tetapi jalur ini menyediakan kelebihan
ketersediaannya air di sepanjang jalur pendakian serta keaneka ragaman flora
dan fauna serta jalurnya yang cukup menantang bagi pendaki, Jalur ini hanya
memperbolehkan pendaki untuk melakukan pendakian sampai ke Pelawangan Cemoro
Rompes dan puncak selatan rinjani, sedangkan untuk jalur ke danau segara anak
belum diperbolehkan karena medannya yang curam dan berbahaya. Lama perjalanan
dari timbanuh ke pelawangan cemoro rompes sekitar 9 jam perjalanan.
Gunung
baru jari dapat kita lihat dengan jelas dari cemoro rompes dibandingankan dari
ketiga jalur pelawangan lainnya, karena posisinya paling dekat dengan gunung
barujari dan ditempat ini juga terdapat padang edelweis.
Apabila tertarik untuk
mendaki gunung ini, sangat di sarankan untuk membawa pancing, karena di danau
segara anak banyak terdapat ikan yang dapat kita nikmati
Alat - Alat dan Perlengkapan Mendaki Taman Nasional
Gunung Rinjani
Melakukan pendakian ke
Gunung Rinjani akan melalui jalur pendakian yang sangat terjal apalagi sampai
ke puncak, perubahan cuaca yang extrem serta suhu udara yang dingin terutama di
malam hari. Untuk itu, tidak hanya fisik yang harus dipersiapkan melain
perlatan dan perlengkapan mendaki serta kecukupan logistik harus benar-benar
diperhatikan. Sebab tidak ada akses transportasi yang bisa melakukan evakuasi
dengan cepat jika ada mengalami kelelahan di tengah--tengah perjalanan, tidak tersedia
tempat penyewaan/membeli alat-alat dan bahan logistik di atas Gunung Rinjani
Berikut adalah alat-alat
perlengkapan yang diperlukan untuk melalukan pendakian Gunung Rinjani:
1. Tenda, kwalitas standar tahan hujan dan angin
kencang
2. Sleeping bag, minimal untuk suhu 5 derajat
3. Matras
4. Lampu senter
5. Tonkat
6. Pakain seperlunya (Jaket hangat, celana
panjang, celana pendek, kaos, jas hujan,
7. Sepatu trekking
8. Topi
9. Kaca Mata
10. Masker untuk menghindari debu
11. Sun block
12. Perlengkapan memasak dan logistik secukupnya
13. P3K
14. Tisu toilet
Pendaki diwajibkan menggunakan guide dan porter
untuk keselamatan selama pendakian. Para porter dan guide bisa tersedia di Desa
Sembalun dan Senaru.
Semua Paket Trekking
Gunung Rinjani yang ditawarkan oleh
Lombok Eco Tour keperluan peralatan dan perlengkapan pendakian seperti tenda,
matras, sleeping bag, toilet tent, P3K, alat memasak, logistik selama
pendakian, porter, guide dan transportasi. Semua perlengkapan yang kami
sediakan dalam kondisi baru dan berkwalitas tinggi merek Lafuma dan Eiger.
Guide dan porter yang berpengalaman dan ramah
akan selalu setia menemani Anda selama pendakian di Gunung Rinjani. Mereka juga
termasuk koki handal yang akan memasak dan menyajikan menu makanan terbaik
untuk Anda.
Adapun perlengkapan pribadi yang harus
dipersiapkan oleh para pendaki sendiri adalah:
- Lampu senter
- Tisu toilet
- Sun block/lotion
- Topi, kaca mata
- Kamera, Handicam
- Handuk kecil
- Kaos 2 - 3 lembar
- Celana Panjang untuk trekking
- Jaket hangat
- Celana Pendek 2 lembar
- Tongkat
- Tas trekking
Perlengkapan tersebut seyogyanya dikemas sedemikian rupa agar tidak lebih dari
5 Kg karena akan bawa sendiri oleh peserta.
Pendakian
Rinjani memiliki panaroma paling bagus di antara
gunung-gunung di Indonesia. Setiap tahunnya (Juni-Agustus) banyak dikunjungi
pencinta alam mulai dari penduduk lokal, mahasiswa, pecinta alam. Suhu udara
rata-rata sekitar 20 °C; terendah 0 °C di Puncak Rinjani. Angin kencang di
puncak biasa terjadi di bulan Agustus. Selain puncak, tempat yang sering
dikunjungi adalah Segara Anakan, sebuah danau terletak di ketinggian 2.000m
dpl. Untuk mencapai lokasi ini kita bisa mendaki dari desa Senaru atau desa
Sembalun Lawang (dua pintu masuk terdekat dengan kawasan Taman Nasional Gunung
Rinjani). Kedua pintu masuk tersebut yaitu Desa Senaru (600m dpl) dan Desa
Sembalun Lawang (1156m dpl) merupakan pintu masuk resmi yang di kelola langsung
oleh Taman Nasional Gunung Rinjani. Desa Senaru terletak di Kecamatan Bayan, Kabupaten Lombok Utara
berada di bawah kaki Gunung Rinjani dengan ketinggian 601m dpl. Sedangkan Desa
Sembalun Lawang terletak kaki Gunung Rinjani bagian timur merpukan Kecamatan
Sembalun, Kabupaten Lombok Timur. Kebanyakan pendaki memulai pendakian dari rute Sembalun dan
mengakhiri pendakian di Senaru, karena bisa menghemat 700 m ketinggian. Rute
Sembalun agak panjang tetapi datar, dan cuaca lebih panas karena melalui padang
savana yang terik (suhu dingin tetapi radiasi matahari langsung membakar
kulit). krim penahan panas matahari sangat dianjurkan.
Dari Rute Senaru tanjakan tanpa jeda, tetapi cuaca lembut karena melalui hutan.
Dari kedua lokasi ini membutuhkan waktu jalan kaki sekitar 7 jam menuju bibir
punggungan di ketinggian 2.641m dpl (tiba di Plawangan Senaru ataupun Plawangan
Sembalun). Di tempat ini pemandangan ke arah danau, maupun ke arah luar sangat
bagus. Dari Plawangan Senaru (jika naik dari arah Senaru) turun ke danau
melalui dinding curam ke ketinggian 2.000 mdpl) yang bisa ditempuh dalam 2 jam.
Di danau kita bisa berkemah, mancing (Carper, Mujair) yang banyak sekali.
Penduduk Lombok mempunyai tradisi berkunjung ke segara anakan untuk berendam di
kolam air panas dan mancing.
Di kedua pintu masuk kawasan Taman Nasional
Gunung Rinjani, yaitu Pintu Senaru dan Sembalun Lawang terdapat fasilitas
akomodasi untuk para pendaki sebelum melakukan pendakian, harga bervariasi
mulai dari Rp 200.000 sampai dengan di atas 700 ribu rupiah per malam.
Hotel di Desa Senaru:
1. Pondok Senaru Cottage
2. Rinjani Lodge
3. Rinjani Base Camp Cottage
4. Sinar Rinjani
5. Restu Homestay
6. Segara Anak Home Stay
7. Pondok Rinjani Home stay
8. Horizon
9. Rinjani Trails Homestay
Hotel di Sembalun Lawang
1. Agro Villa
2. Lembah Rinjani Home stay
3. Cemara Sewu
4. Rinjani Family Home Stay
5. Royal Home Stay
6. Pondok Semablun
7. Maria Guest House
8. Rautani Guest House
9. Paerdoe Home Stay
Paket Pendakian Gunung Rinjani: